Ditata, Ditambahi Tulisan Alun-alun Rembang dan Trotoar

Monday, 8 August 2016 | 22:23 WIB
Kondisi pagar pembatas di salah satu bagian Alun-alun Rembang rusak dan membahayakan pengunjung, Minggu (31/7/2016). (Foto: mataairradio.com)

Kondisi pagar pembatas di salah satu bagian Alun-alun Rembang rusak dan membahayakan pengunjung, Minggu (31/7/2016). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kawasan Alun-alun Kabupaten Rembang akan kembali ditata pada tahun ini setelah lelang atas proyek tersebut sudah berujung pada adanya pemenang.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertamanan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang Endro Riyadi mengatakan, pihaknya kini tinggal menanti penandatanganan kontrak pekerjaan yang dijadwalkan pada 22 Agustus mendatang.

“Sudah ada pemenangnya, CV Bakti Pertiwi. Kemarin ada enam perusahaan yang ikut lelang. Kini kami tinggal menunggu waktu tanda tangan kontrak kerja tanggal 22 Agustus nanti,” ujarnya, Senin (8/8/2016).

Pihaknya memperkirakan, jika tidak ada kendala, maka pada September nanti, proyek penataan alun-alun senilai Rp567 juta ini akan dimulai dengan durasi waktu 3 bulan atau hingga Desember 2016.

“Ada tiga item pengerjaan dalam penataan alun-alun tahun ini. Pertama, delapan LED akan dipasang di sisi utara alun-alun karena selama ini sisi utara kurang penerangan,” bebernya.

Selain itu, katanya, penataan akan dilakukan dengan menambah tulisan ukuran besar di atas gapura sisi utara alun-alun, sehingga membentuk kata-kata “Alun-alun Rembang”.

“Sedangkan item ketiga adalah pembuatan trotoar di sekeliling alun-alun. Rencananya, titik yang akan dipasangi trotoar memiliki panjang 228 meter. Trotoar tersebut akan diprioritaskan mulai depan Masjid Agung ke arah selatan,” tandasnya.

Tidak hanya di depan masjid, pembuatan trotoar juga akan dilakukan di selatan alun-alun, memanjang dari timur ke barat, dan di sisi timur, dari selatan hingga gapura menuju Jalan Gatot Subroto, imbuhnya.

“Utuk trotoar lama yang ada di sana akan dibongkar. Desain baru trotoar di kawasan alun-alun akan lebih tinggi dari yang sebelumnya. Trotoar baru yang akan dibuat di alun-alun memiliki lebar sekitar tiga meter,” sambungnya.

Sementara itu, mengenai rencana pemasangan air mancur dan patung RA Kartini di kawasan alun-alun, menurutnya, kemungkinan besar tidak bisa dilakukan tahun ini.

“Dibutuhkan desain yang matang untuk perubahan di sisi utara. Soal patung RA Kartini, kemungkinan baru akan terealisasi 2017. Penggantian palem di sisi Pantura yang mati juga akan dilakukan tahun depan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan