Dishubkominfo Klaim Isi Rekaman Pen Kamera Rusak

Rabu, 16 Maret 2016 | 19:07 WIB
Toilet di Lantai III Gedung Setda Rembang, tempat ditemukannya spy pen camera atau karema pengintai dalam bentuk pulpen yang dipasang pada gagang sikat WC. (Foto: Pujianto)

Toilet di Lantai III Gedung Setda Rembang, tempat ditemukannya spy pen camera atau karema pengintai dalam bentuk pulpen yang dipasang pada gagang sikat WC. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Rembang menyatakan sudah memeriksa isi dari spy pen camera yang ditemukan di sudut salah satu toilet di Lantai III Gedung Setda Rembang.

“Anggota kami sudah memeriksa isi memori rekaman dari spy pen camera itu, tetapi tidak bisa dibuka. Bahkan sampai berganti-ganti laptop, tetap tidak bisa,” ungkap Kepala Dishubkominfo Rembang Suyono, Rabu (16/3/2016).

Ia juga mengaku tidak tahu, apakah ada memori lain yang sudah sempat diambil oleh pelaku sebelum spy pen camera itu ditemukan.

“Tetapi jika pun ada memori lain dan isinya sampai disebar di dunia maya, gambar yang terekam paling hanya bagian bawah. Pelaku penyebarnya pun sudah pasti akan kami laporkan ke polisi. Itu kejahatan ITE,” tegasnya.

Anggota Komisi A DPRD Rembang Puji Santoso menduga pelakunya merupakan oknum pegawai negeri sipil. Motifnya bisa kelainan atau iseng.

“Tapi apapun motifnya, kami menganggap kejadian semacam itu memprihatinkan dan pelakunya mesti diusut karena membahayakan,” tandasnya.

Pemkab Rembang menurutnya juga perlu melakukan penegakan kembali kedisiplinan terhadap pegawai. Karena merupakan kasus baru, maka ia berharap pihak yang berwajib agar mengecek setiap toilet.

“Setiap toilet perlu dicek itu untuk memastikan tidak adanya spy pen camera atau kamera pengintai lainnya,” tegasnya.

Terkait dengan barang bukti spy pen camera dan memori rekamannya, ia berharap agar petugas pemeriksa yang ditunjuk adalah seseorang yang bertanggung jawab.

“Jika memang isi rekaman dari spy pen camera itu rusak, maka mesti dipastikan secara lebih tuntas. Jika pun bisa dibuka, isinya jangan sampai bocor ke publik,” katanya menekankan.

Pihak Komisi A DPRD Rembang yang ketika dihubungi reporter mataairradio, Rabu (16/3/2016) sore, masih dalam kunjungan kerja menyatakan akan mengundang pihak Pemkab Rembang dalam hal ini Bagian Umum dan Satpol PP setempat.

“Mereka akan kami mintai keterangan soal insiden memalukan itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Penjabat Sekda Rembang Hari Susanto mengaku masih berada di luar kota, sehingga belum sempat mendapat penjelasan secara gamblang, mengenai temuan spy pen camera di salah satu toilet di Lantai III Gedung Setda Rembang, Senin (14/3/2016) sore kemarin.

“Kami nanti akan gelar rapat internal (soal temuan spy pen camera di toilet Lantai III Gedung Setda Rembang),” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan