Dishub Rembang Gelar Razia Kelayakan Jalan, Dua Bus Ditilang

Senin, 27 Juni 2016 | 14:14 WIB
Petugas dari dinas perhubungan dan dari satuan lalu lintas kepolisian resor setempat merazia kelengkapan dan kelaikan bus angkutan Lebaran di Terminal Rembang, Senin (27/6/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

Petugas dari dinas perhubungan dan dari satuan lalu lintas kepolisian resor setempat merazia kelengkapan dan kelaikan bus angkutan Lebaran di Terminal Rembang, Senin (27/6/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Dua bus terbukti melakukan pelanggaran (tilang) saat petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika dan Kepolisian Resor Rembang menggelar razia kelayakan jalan di Terminal Rembang, Senin (27/6/2016) pagi.

Total ada 23 kendaraan jenis bus, baik antarkota dalam provinsi maupun antarkota antarprovinsi, yang dirazia, dalam operasi yang berlangsung 1,5 jam sejak pukul 09.00 WIB.

Namun dua kendaraan terpaksa ditilang petugas masing-masing lantaran masa uji kelaikan kendaraan atau KIR-nya mati dan karena memakai ban vulkanisir yang dianggap berpotensi membahayakan penumpang.

Selain memeriksa kelaikan bus yang pada waktu dekat akan dipakai sebagai angkutan pemudik Lebaran, petugas dari Satuan Reserse Narkoba dan tim dokter polisi melakukan pemeriksaan terhadap urine sopir.

Dari hasil tes cepat yang dilakukan petugas, tidak ada satu pun sopir bus yang terindikasi menyalahgunakan narkotika dan obat-obatan berbahaya atau narkoba dengan mengonsumsinya.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rembang Suyono menjelaskan razia ditempuh guna memastikan kelaikan dari angkutan pemudik Lebaran sekaligus kesehatan pengemudinya.

“Tes urine diperlukan untuk mendeteksi ada atau tidak adanya sopir yang mengonsumsi narkoba. Khawatir saja. Sebab jika sopir bus sampai nekat memakai, keselamatan penumpang menjadi terancam,” terangnya.

Menurutnya, operasi kelaikan bus angkutan Lebaran perlu diteruskan secara langsung di perusahaan otobus (PO) setempat, dan langkah itu akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dalam mengupayakan keselamatan penumpang, terutama pada saat arus mudik Lebaran, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang AKP Ahmad Ghifar Al Ahfaqsyi meminta masyarakat segera mengontak polisi, jika menemui sopir yang ugal-ugalan.

“Begitu pula apabila ada yang mengalami kehilangan di bus, agar segera turun di kantor polisi terdekat, agar dilakukan tindak lanjut secara cepat,” ujarnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan