Diseruduk Truk, Abang Becak dan Satu Penumpangnya Tewas

Sabtu, 5 November 2016 | 21:44 WIB
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang melibatkan abang becak dengan truk boks di Jalur Pantura wilayah Desa Gedongmulyo Kecamatan Lasem, Sabtu (5/11/2016) siang. (Foto: Pujianto)

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang melibatkan abang becak dengan truk boks di Jalur Pantura wilayah Desa Gedongmulyo Kecamatan Lasem, Sabtu (5/11/2016) siang. (Foto: Pujianto)

 

LASEM, mataairradio.com – Seorang abang becak dan salah satu dari tiga orang penumpangnya tewas akibat diseruduk truk boks di ruas Jalan Pantura wilayah Desa Gedongmulyo Kecamatan Lasem, Sabtu (5/11/2016) siang.

Abang becak nahas itu bernama Mari (62) warga Dukuh Pentil Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori, sedangkan seorang penumpang becak yang meninggal dunia bernama Kisminah (66) warga Dukuh Galangan Desa Soditan Kecamatan Lasem.

Mulanya, Mari mengangkut Kisminah, suaminya; Wahyudi (60), dan cucunya Umi Roihana Zulfa (5). Abang ini mengayuh sepedanya dari barat ke timur. Searah di belakangnya, melaju truk boks diesel DK 9441 BG yang dikemudikan Wiwit Sahwiyono (34) warga Panarukan, Situbondo.

Menurut Kepala Unit Kecelakaan pada Satlantas Polres Rembang Iptu Muhammad Syafi Karim, truk boks itu menabrak dari belakang becak dan oleng ke kiri lalu menabrak sepeda motor jenis Yamaha Alfa K 5229 GD yang parkir di tepi badan jalan sebelah utara garis marka hadap timur.

“Akibat kecelakaan tersebut abang becak meninggal dunia di lokasi kejadian. Salah satu penumpang becak, perempuan tua meninggal dunia di rumah sakit. Dua penumpang becak lainnya menderita luka-luka relatif ringan,” ujarnya kepada mataairradio.com.

Pihaknya belum bisa memastikan kenapa truk boks bisa menabrak becak karena sampai dengan Sabtu (5/11/2016) petang polisi masih secara intensif memeriksa saksi-saksi dan sopir truk boks di Makolantas Polres Rembang.

“Semua kendaraan, termasuk sepeda motor Alfa milik Sarimin (51) warga Desa Mlagen Kecamatan Pamotan, kami amankan di Poslantas Lasem sebagai barang bukti kecelakaan,” tandasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan