Disapu Angin, Rumah Nelayan Ambruk

Rabu, 8 Februari 2017 | 20:22 WIB

Warga tampak membantu membersihkan lokasi rumah dari reruntuhan. Rumah milik keluarga Sudarko warga RT 2 RW 1 Dukuh Jarakan Desa Sukoharjo Kecamatan Rembang ambruk akibat disapu angin kencang, Rabu (8/2/2017) siang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

KOTA, mataairradio.com – Rumah berbahan kayu dan bambu milik Sudarko warga Dukuh Jarakan Desa Sukoharjo Kecamatan Rembang ambruk akibat disapu angin kencang, Rabu (8/2/2017) siang.

Saat kejadian sekitar pukul 15.00 WIB, Sudarko dan istrinya Marsinah beserta dua orang anaknya yang masing-masing masih berusia sembilan tahun dan dua tahun tak berada di rumah.

Mereka tengah berkunjung ke kediaman mertua Sudarko di Desa Banggi Kecamatan Kaliori. Sudarko baru tahu kalau rumahnya roboh setelah pulang lebih awal bersama anak pertamanya yang masih duduk di bangku kelas IV SD.

Jari, ayah Sudarko yang tinggal di rumah lain tak jauh dari rumah korban mengaku tahu jika rumah anaknya ambruk setelah mendengar suara roboh keras ketika dirinya menunaikan Salat Asar.

“Saat saya Salat Asar, tiba-tiba dengar suara brak. Seusai salat saya keluar, ternyata rumah anak saya sudah ambruk. Saat kejadian, anak saya dan istri serta cucu tidak di rumah. Main ke mertuanya di Banggi Kaliori,” tuturnya.

Menurut Jari, sebelum ambruk disapu angin sehingga rata dengan tanah, rumah berukuran 6×7 meter dan tak berpondasi itu, sudah miring ke timur.

“Sebelumnya memang sudah miring ke timur. Belum ada biaya untuk memperbaiki, jadi masih dibiarkan,” kata Jari di lokasi rumah ambruk yang berada di wilayah RT 2 RW 1.

Akibat rumah ambruk, televisi, almari, dan perabotan rumah, rusak. Sementara nilai kerugian secara pasti belum dihitung, tetapi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Pihak keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Sukoharjo. Warga setempat sudah membersihkan lokasi rumah dari reruntuhan.

Petugas PLN juga tampak mengamankan kabel berarus listrik agar tidak membahayakan warga setempat. Pihak keluarga korban membutuhkan bantuan agar kembali memiliki hunian yang layak.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan