Dipicu Truk Parkir, Pesepeda Motor Kecelakaan hingga Tewas

Saturday, 13 January 2018 | 19:59 WIB

Seorang pesepeda motor ditabrak dari belakang truk tronton hingga meninggal dunia di Jalur Pantura wilayah Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke, Sabtu (13/1/2018) sekitar pukul 17.00 WIB. (Foto: Arif Bachtiar)

 

SLUKE, mataairradio.com – Seorang pesepeda motor ditabrak dari belakang truk tronton hingga meninggal dunia di Jalur Pantura wilayah Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke, Sabtu (13/1/2018) sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban bernama Wanuri, berusia sekitar 43 tahun, warga Desa Manggar Kecamatan Sluke.

Menurut informasi yang dihimpun, korban memboncengkan tetangganya yang bernama Masir (55).

Keduanya pulang dari bekerja sebagai tukang kayu, di Pandangan Kecamatan Kragan.

Mereka menunggang sepeda motor jenis Honda Mega Pro, melaju dari arah timur menuju barat.

Sesampainya di jalanan, utara lapangan Sendangmulyo, korban bermaksud menghindari truk parkir di sebelah selatan jalan.

Saat “goyang” kanan, searah di belakangnya, melaju truk tronton, sehingga karena jarak sudah dekat, pesepeda motor kesundul.

“Begitu kesundul, korban terjatuh di aspal jalan dan dilindas truk yang melaju di belakangnya itu,” beber Kades Manggar Mahmud, mengutip keterangan dari para saksi di lokasi kejadian.

Wanuri meninggal dunia seketika di lokasi kejadian akibat cidera kepala berat, sedangkan Masir dilarikan ke RSUD dr R Soetrasno Rembang akibat cidera pada kaki.

Sumber di lapangan menyebutkan, setelah menabrak pesepeda motor, truk tronton sempat kabur, tetapi akhirnya berhasil diamankan warga di daerah Robyong, Sluke.

“Rencana, jenazah almarhum Pak Wanuri dimakamkan malam ini (13/1/2018),” terang kepala desa kepada mataairradio.

Korban yang meninggal dunia ini memiliki dua orang anak.

Kepala Unit Kecelakaan pada Satlantas Polres Rembang Ipda Muhammad Syafi Karim menyatakan masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut.

“Data penyelidikan masih belum lengkap. Kami belum bisa memberikan keterangan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan