Dikeluhkan, Sampah Menggunung di Selatan Pertigaan Jeruk

Senin, 12 Februari 2018 | 19:11 WIB

Gundukan sampah terlihat menggunung di sebelah selatan Pertigaan Jeruk Desa Sendangagung Kecamatan Kaliori, Senin (12/2/2018). (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

KALIORI, mataairradio.com – Gundukan sampah terlihat menggunung di sebelah selatan Pertigaan Jeruk Desa Sendangagung Kecamatan Kaliori, Senin (12/2/2018).

Keberadaan sampah yang menimbulkan bau tak sedap itu dikeluhkan warga.

Penumpukan sampah itu diduga berasal dari limbah rumah tangga yang tak begitu jauh dari lokasi.

Bahkan karena tidak diangkut dalam beberapa bulan, sampah menggunung dengan ketinggian hampir satu meter.

Padahal mepet dengan gundukan sampah ini, sudah tersedia semacam tempat penampungan.

Namun warga, membuang sampah begitu saja di tepi jalan, sehingga memicu kekumuhan dan bau busuk.

Untuk mengurangi volumenya, Darsono, salah seorang warga sekitar pun berinisiatif membakar sampah-sampah tersebut.

Tujuannya agar tidak menggunung dan menyebabkan masalah baru. Namun kini menggunung lagi.

“Kalau pas ada angin dari selatan, ya memang bau. Sebenarnya sudah sempat dua kali saya bakar bersama Pak Kamituwo. Tapi sekarang sudah sebegitu lagi,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang Suharso mendukung adanya pengelolaan sampah oleh masyarakat. Apalagi, jika tersedia semacam tempat pembuangan secara sementara.

Terkait gundukan sampah yang menggunung di sebelah selatan Pertigaan Jeruk Sendangagung, Suharso menyatakan, belum sampai diajak bekerjasama oleh pihak desa untuk mengangkut secara berkala.

“Kami belum sampai diajak bicara, misalnya untuk mengangkut sampah-sampah di penampungan sementara itu secara berkala,” terangnya kepada mataairradio.

Ia berharap pihak desa segera menjalin komunikasi dengan pihaknya, agar pengangkutan sampah secara rutin bisa dilakukan.

“Kami juga berharap kepada warga untuk membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan,” tandasnya.

Berdasarkan penelusuran mataairradio, warga yang membuang sampah di sebelah selatan Pertigaan Jeruk, umumnya menggunakan sepeda motor.

Mereka membuang sampah dari atas kendaraan alias sambil lalu. Biasanya, mereka membuang sampah pada malam dan pagi buta.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan