Dikategorikan Pungli, Iuran Bulan Dana PMI Diganti

Rabu, 11 Januari 2017 | 16:32 WIB

Hasil penggalangan iuran bulan dana PMI Rembang tahun 2016 diserahkan oleh Wakapolres Rembang Komisaris Pranandya Subiyakto kepada Bupati Abdul Hafidz sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak PMI setempat melalui Wakil Ketua Suranto, di Aula Lantai IV Gedung Setda Rembang, Rabu (11/1/2017). (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Bupati Rembang Abdul Hafidz mengungkapkan bahwa Ombudsman Republik Indonesia mengategorikan iuran bulan dana PMI sebagai pungutan liar alias pungli.

Bahkan, saat memberikan sambutan pada acara penutupan penggalangan bulan dana PMI Rembang tahun 2016 di Aula Lantai IV Gedung Setda setempat, Rabu (11/1/2017), Bupati menyebut Ombudsman telah mengeluarkan surat edaran.

“Lantaran adanya edaran dari Ombudsman, maka ke depan, penggalangan dana tidak lagi menggunakan model iuran, tetapi sumbangan secara sukarela. Tidak ada patokan angka dan waktu tertentu,” bebernya.

Hafidz justru yakin, dengan mengubah konsep penggalangan dana bagi PMI nominal yang terkumpul akan lebih banyak. Dari pengamatannya, saat ada penggalangan dana sosial, yang teraup malah lebih besar dari perkiraan.

“Kalau konsepnya sumbangan, yang kita prediksi nyumbang seribu, kadang malah nyumbang lima ribu. Tapi kadang berlaku sebaliknya. Kami rasa, manusia adalah makluk dengan tingkat kepedulian sosial tinggi,” katanya.

Ketua Bulan Dana PMI tahun 2016 di Rembang yang juga Kapolres setempat Sugiarto juga berharap arahan dari Bupati terkait pengategorian iuran bulan dana PMI sebagai pungutan liar. Arahan itu dianggap penting agar PMI bisa bergerak secara optimal.

Melalui Wakapolres Rembang Komisaris Pranandya Subiyakto, disebutkan bahwa bulan dana PMI 2016 di kabupaten ini mengumpulkan total Rp474 juta lebih. Perolehan tersebut meningkat dari bulan dana PMI tahun lalu yang hanya mengumpulkan Rp217 juta lebih.

Hasil penggalangan melalui bulan dana PMI Rembang tahun 2016 diserahkan secara simbolik oleh Wakapolres kepada Bupati. Bupati kemudian menyerahkan dana tersebut kepada PMI melalui Wakil Ketua PMI Rembang Suranto.

Dana hasil penggalangan ini biasanya digunakan untuk kegiatan sosial misalnya bantuan bagi korban bencana seperti kebakaran, tanah longsor, angin puting beliung, sengatan listrik, tersambar petir, banjir, dan kecelakaan di perairan laut.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan