Diduga Selewengkan Dana Desa, Kades Sumber Akhirnya Dinonaktifkan

Tuesday, 9 January 2018 | 17:46 WIB

Penyerahan SK Penjabat Kades Sumber oleh Plt Camat Sumber Kamdani kepada Sunawi, pegawai di Kantor Kecamatan Sumber, Selasa (9/1/2018) sore. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kepala Desa Sumber Kecamatan Sumber Sucipto akhirnya dinonaktifkan dari jabatannya pada Selasa (9/1/2018) pagi.

Surat keputusan penon-aktifan Sucipto diserahkan oleh pihak Pemkab Rembang kepada Plt Camat Sumber Kamdani untuk diteruskan kepada yang bersangkutan.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Rembang Mashadi mengatakan, surat keputusan itu diteken langsung oleh Bupati Abdul Hafidz.

“Selain menonaktifkan Sucipto, Bupati juga menunjuk Sunawi, pegawai di kantor Kecamatan Sumber sebagai penjabat Kepala Desa Sumber,” ungkapnya kepada mataairradio.

Menanggapi penonaktifan Sucipto dari jabatan Kades Sumber, masyarakat desa setempat mengaku lega.

“Keputusan penonaktifan Sucipto merupakan hal yang ditunggu,” kata Ketua BPD Sumber Gunanto.

Sebab dengan penonaktifan Kades dan ditunjuk penjabat kepala desa, maka penyelenggaraan pemerintahan desa akan kembali aktif.

“Pelayanan masyarakat menjadi normal lagi,” tandasnya.

Ia mengaku sempat bertemu dengan Sucipto pada dua minggu yang lalu.

“Ketika itu, dia bilang kepada saya mau ke luar kota,” bebernya.

Sejak saat itu, ia belum ketemu lagi dengan yang bersangkutan, sehingga tidak tahu posisi Sucipto sekarang.

Sucipto diduga menyelewengkan dana desa Sumber sebesar Rp320 juta.

Sebelumnya, ia mencairkan dana sebanyak itu dalam dua termin pada bulan November 2017.

Pencairan itu diduga dengan memalsukan tanda tangan camat dan stempel kecamatan.

Oleh warga, persoalan ini dilaporkan ke Inspektorat dan Polres Rembang.

Hingga saat ini, status Sucipto masih terperiksa.

Inspektur Kabupaten Rembang Faruddin menyatakan, pihaknya sudah menyelesaikan hasil pemeriksaan terhadap dugaan penyelewengan dana desa oleh Kades Sumber.

“Namun soal sanksi penonaktifan Sucipto, itu wewenang penuh Pak Bupati,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan