Diduga Frustasi Sakit Menahun, Bapoh Gantung Diri

Senin, 24 April 2017 | 14:12 WIB

Bapoh (65) meninggal dunia setelah gantung diri di kandang kambing, bagian belakang rumahnya di Dukuh Tegalgeneng Desa Sale Kecamatan Sale, Ahad (23/4/2017). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Diduga frustasi lantaran sakit asam urat menahun, seorang pria tua di Dukuh Tegalgunung Desa Sale Kecamatan Sale mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Ahad (23/4/2017) kemarin.

Namanya Bapoh (65). Ia gantung diri di kandang kambing, bagian belakang rumahnya. Saat kejadian, sang istri, Sarmini (61) sedang tidak ada di rumah. Istrinya sedang jualan nasi jagung keliling kampung.

Begitu Sarmini pulang, pintu depan dalam keadaan terkunci, sehingga berusaha masuk lewat pintu kandang, belakang. Sewaktu masuk, Sarmini melihat suaminya sudah dalam keadaan gantung diri dan meninggal dunia.

Seketika, sang istri berteriak meminta tolong. Warga di RT 4 RW 3 sontak keluar rumah dan menghampiri rumah yang bersangkutan. Kasus ini pun segera dilaporkan ke Mapolsek Sale.

Berdasarkan hasil visum oleh Dokter Anton dari Puskesmas Sale, pada diri Bapoh tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, tetapi dari kemaluan yang bersangkutan mengeluarkan sperma sebagaimana pada kasus gantung diri.

“Tidak jelas apa yang menjadi motif bunuh diri. Tetapi dari penuturan istrinya, suaminya menderita nyeri lutut yang sudah menahun akibat asam urat yang tak kunjung sembuh,” ungkap Kapolsek Sale Kompol Isnaini.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan