Dibakar Cemburu, Teman Coba Bunuh Teman

Jumat, 23 Desember 2016 | 18:57 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

 

SUMBER, mataairradio.com – Diduga dibakar api cemburu, seorang warga Desa Pelemsari mencoba membunuh temannya sendiri warga Desa Polbayem Kecamatan Sumber, Jumat (23/12/2016) siang.

Tersangka pelaku bernama Rendi Ardiansyah. Korbannya, Hanafi Nur Rohman (20). Dian cemburu karena temannya yang masih lajang tampak dekat dengan istrinya. Dian menduga ada hubungan spesial antara keduanya.

Percobaan pembunuhan itu sendiri terjadi di rumah Hanafi. Mulanya, korban dan pelaku tidur bersama di kursi sudut pada ruang tamu rumah Hanafi sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun, tiba-tiba saja, pelaku bangun dan menyayat leher sebelah kanan korban menggunakan sabit. Korban pun bangun dan melawan. Pelaku melukai lagi korban menggunakan pisau mengenai leher sebelah kiri.

Luka pada leher bagian kanan panjang sepanjang 10 centimeter dan sedalam satu centimeter, sedangkan luka pada leher sebelah kiri panjang 8 centimeter. Ada pula luka sayatan cukup dalam di bagian dada.

Setelah itu, pelaku kabur. Situasi desa yang bertepatan dengan salat jumat pun geger. Pihak Polsek Sumber yang mendapat laporan segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.

“Tidak lama dari kejadian, kami berhasil menangkap pelaku dan membawanya ke Mapolres Rembang guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sumber Aiptu Herman.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Rembang Iptu Ibnu Suka kepada mataairradio.com membenarkan, pelaku sudah dibawa ke Mapolres dan kini sedang disidik secara intensif.

Ia juga mengonfirmasi bahwa motif tersangka mencoba membunuh korban adalah terbakar api cemburu karena menduga Hanafi ada “affair” dengan istri pelaku.

“Mengenai motif lain, kami masih lakukan penyidikan. Untuk kepentingan ini, kami sudah menyita sejumlah barang bukti antara lain jaket, sabit, dan sandal yang dipakai pelaku untuk mencoba membunuh korban,” katanya.

Polisi akan menjerat tersangka pelaku dengan pasal pada KUHP yang mengatur percobaan pembunuhan atau penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka-luka.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan