Dianggap Tidak Netral Sekcam Pamotan Beri Klarifikasi

Jumat, 14 Agustus 2020 | 18:31 WIB

Paguyuban Mantan Petinggi Rembang (PMPR) berfoto dengan Camat dan Sekcam Pamotan di kantor Kecamatan Pamotan pada Jumat (14/8/2020) pagi. (Foto: warganet)

 

PAMOTAN, mataairradio.com – Beredarnya sebuah foto Camat dan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pamotan bersama dengan sekelompok orang yang menggunakan kaos bertuliskan #2020 GantiBupati pada Jumat (14/8/2020) siang diberbagai media sosial menjadi polemik. Pasalnya Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang menyatakan dukungannya kepada pihak manapun.

Mohammad Imron Sekcam Pamotan membenarkan bahwa foto tersebut diambil di ruangan Camat Pamotan. Namun dirinya membeberkan kronologi pengambilan foto yang sempat viral karena diduga ASN tidak netral.

Kronologinya Jumat (14/8/2020) pagi sekelompok orang yang mengatasnamakan Paguyupan Mantan Petinggi Rembang (PMPR) dengan memakai kaos warna hitam bertuliskan #2020 GantiBupati datang ke kantor Kecamatan Pamotan. Tujuan kedatangannya ingin mengklarifikasi surat dari Camat pamotan yang ditujukan kepada Satpol PP Rembang untuk menertibkan spanduk dan benner milik PMPR yang dipasang sepanjang jalur Pamotan-Clangapan.

Menurut PMPR ada diskriminasi dalam menertibkan spanduk pada jalur Pamotan-Clangapan karena beberapa spanduk yang lain serta dianggap melanggar ketertiban tidak dicopot sedangkan spanduk bertuliskan #2020 GantiBupati semuanya dicopot.

“Jadi kita kedatangan tamu dari PMPR Mas, ya kita terima sebagai pejabat publik dan mendengarkan keluhan mereka,” ungkapnya.

Imron menambahkan setelah diskusi dan klarifikasi, pihak PMPR mengajak berfoto dengan Camat dan dirinya (Sekcam). Permintaan tersebut dituruti namun yang beredar di media sosial hanya foto tersebut tanpa ada keterangan bagaimana foto diambil sehingga muncul kesan bahwa Camat dan Sekcam Pamotan tidak netral dalam Pilkada.

“Ya mereka (PMPR) sebelum pulang minta foto Mas, jadi ya kita turuti. lha kok malah beredar di Medsos beritanya seperti itu,” pungkasnya.

Komisioner Bawaslu Amin Fauzi mengingatkan bahwa ASN harus netral dalam Pilkada dan diimbau untuk berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial. Kejadian seperti yang dialami oleh Camat dan Sekcam pamotan bisa menjadi pelajaran. Pasalnya foto bila sudah menyebar dan tidak ada keterangan maupun kronologi yang jelas bisa ditafsirkan bermacam-macam.

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Muhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan