Debat Paslon Pilkada Digelar 27 November

Selasa, 17 November 2020 | 19:56 WIB

Komisi pemilihan Umum Daerah (KPUD) Rembang menggelar pengundian nomor urut untuk dua paslon yaitu pasangan Harno-Bayu dan Hafidz-Hanies pada Kamis (24/9/2020) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang berencana akan menggelar debat pasangan calon (Paslon) di Pilkada Rembang 2020, pada 27 November 2020, di Balroom Hotel Pollos Rembang. Rencananya debat digelar pada pukul 19.00 waktu setempat.

Agenda tersebut merupakan rentetan tahapan Pilkada Rembang yang harus dilaksanakan. Selain itu juga sebagai media informasi bagi masyarakat agar mengenal dan mengetahui visi-misi Paslon yang bakal memimpin Rembang kedepan.

Komisioner KPU Zaenal Abidin menyatakan nantinya Paslon akan dicecar berbagai macam pertanyaan oleh panelis dari berbagai macam bidang. Rencananya ada lima panelis dan satu moderator yang memandu jalannya acara debat Pilkada Rembang 2020.

Saat ditanya siapa saja lima panelis yang akan memberikan pertanyaan pada acara tersebut, Bidin belum bisa menyebutkan namanya, alasannya untuk menjaga independensi panelis.

Selain itu melihat pengalaman dari beberapa daerah setelah mengetahui siapa saja panelisnya, dikhawatirkan ada beberapa pihak yang menghubungi panelis sehingga ada ketidaknyamanan ataupun independensinya terganggu.

“Kalau kita sampaikan sekarang, menurut pengalaman di daerah lain ada beberapa pihak yang langsung menghubungi panelis. Dan kita tidak mau hal tersebut terjadi,” ungkapnya.

Dalam kegiatan debat Pilkada Rembang, nantinya peserta sangat dibatasi yaitu dua masing-masing Paslon, empat tim sukses masing-masing Paslon, Lima Panelis, satu moderator, lima orang komisioner KPU, dan dua orang Bawaslu.

Agar masyarakat mengetahui situasi dan jalannya debat, KPU menyiapkan sarana berupa siaran langsung lewat media sosial KPU, yaitu Facebook dan Instagram.

KPU juga menggandeng media televisi yaitu JTV Surabaya. Selain itu ada lima radio lokal yang akan digandeng yaitu MataAir Radio, R2b, CB FM, Nur FM, dan Pop FM.

“Kita akan memaksimalkan media agar masyarakat bisa menikmati debat, ada media sosial dari KPU, satu media TV dan lima radio lokal,” pungkasnya.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan