Debat Kandidat Dikawal Sepertiga Kekuatan Polres Rembang

Senin, 2 November 2015 | 17:02 WIB
Beberapa orang anggota polisi dari Polres Rembang mengamankan jalannya debat kandidat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Rembang, Senin (2/11/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Beberapa orang anggota polisi dari Polres Rembang mengamankan jalannya debat kandidat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Rembang, Senin (2/11/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Debat kandidat kepala daerah Rembang dikawal ketat oleh sepertiga kekuatan Polres Rembang atau oleh kira-kira 200 orang personel.

Polisi memeriksa barang bawaan, terutama mereka yang menenteng tas, sebelum tamu memasuki gedung DPRD Rembang.

Kabag Ops Polres Rembang Kompol Budi Suryanto menyebut tingkat pengamanan itu cukup ideal, mengingat suasana kondusif.

“Kami tidak menerima informasi terkait potensi gangguan keamanan. Sebelumnya Kapolres sudah mengunjungi tiap kandidat, berpesan agar mengendalikan massa pendukung,” katanya.

Ketua KPU Rembang Minanus Suud menyatakan terima kasih kepada aparat Polri dan TNI yang telah mengamankan debat pada Senin (2/11/2015) pagi hingga siang itu, sehingga tertib serta lancar.

Sebelum debat, pihaknya memang telah meminta pengamanan dari aparat yang berwajib.

Menurutnya, upaya mengantisipasi konflik sudah dilakukan KPU melalui ikrar kampanye damai yang ditandatangani oleh setiap pasangan calon pada 29 Agustus silam.

“Tiga pasangan calon sudah berikrar siap terpilih dan siap tidak terpilih, sehingga jika beda pilihan, agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” katanya.

Pihak kepolisian mengaku tidak hanya mengamankan pelaksanaan debat pada 2 November ini, tetapi juga debat 3 Desember mendatang.

Tak hanya debat, tetapi polisi juga telah memberikan pengamanan melekat pada setiap kandidat, baik calon bupati maupun wakil bupati, di masa kampanye.

Kompol Budi Suryanto menambahkan, pihaknya akan menempatkan pula petugas keamanan di Kantor KPU Rembang.

“Terutama pada masa jelang coblosan 9 Desember mendatang, termasuk saat rekapitulasi hasil pemungutan suara,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan