Bupati Serta Seluruh Perangkat Pemerintahannya Wajib Punya Akun Medsos

Jumat, 26 Februari 2021 | 16:32 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Rembang Abdul Hafidz dan M. Hanies Cholil Barro’ seusai disumpah dan dilantik, pada Jumat (26/2/2021) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mewajibkan seluruh bupati dan wakil bupati beserta seluruh komponen pemerintahannya memiliki salah satu akun media sosial atau Medsos.

Instruksi itu disampaikan Gubernur Ganjar pada, Jumat (26/2/2021) pagi, saat dirinya memberikan sambutan pada upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan bupati dan wakil bupati yang dilaksanakan secara daring.

Ia menjelaskan, akun media sosial wajib dimiliki oleh bupati dan wakil bupati serta seluruh komponen pemerintahan atau organisasi perangkat daerah (OPD) di bawahnya, sebagai upaya respon cepat pemerintah terhadap segala persoalan yang dialami masyarakat.

Sehingga dengan begitu, menurut Ganjar, permasalahan yang kerap kali dihadapi oleh masyarakat tidak menjadi berlarut-larut.

“Saya tahu itu berat dan melelahkan, tapi tuntutan zaman akan memaksa kita untuk mengikuti peradaban itu, dan bapak-ibu (Bupati dan Wakil Bupati yang dilantik, red.) tidak boleh ketinggalan. Sehingga bukan hanya akun personal, tapi akun pemerintahan dengan seluruh dinasnya harus bergerak ke sana,” tuturnya.

Ganjar menegaskan, mempunyai akun media sosial untuk melayani masyarakat sebenarnya pekerjaan yang ringan, namun merupakan hal yang paling esensial dalam reformasi-birokrasi.

“Jangan pernah bicara reformasi birokrasi dan pelayanan optimal, jika media sosial saja kita tidak punya, sehingga masyarakat sulit saat akan melapor dan menyampaikan sesuatu,” pungkasnya.

Perintah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo soal “Wajib Memiliki Akun Media Sosial” itu sejalan dengan salah satu misi yang sudah dirancang oleh pasangan Bupati dan Wakil Bupati Rembang periode 2021-2026, Abdul Hafidz dan M. Hanies Cholil Barro’.

Salah satu misinya itu adalah mengembangkan profesionalisasi, modernisasi organisasi, dan tata kerja birokrasi.

Untuk mewujudkan misi tersebut kata Bupati Hafidz, ada sejumlah program kerja yang akan pihaknya lakukan. Seperti misalnya, program digitalisasi birokrasi dan program Rembang “Smart City”, pelayanan masyarakat berbasis IT sampai ke tingkat desa.

“Penyederhanaan layanan, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan publik. Keterbukaan informasi, yang mana memberikan kemudahan akses informasi serta pengaduan dari masyarakat kepada pemerintah berbasis digital,” kata bupati saat menyampaikan pidato perdana dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Rembang.

Usai disumpah dan dilantik, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan pidato perdana di dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Rembang. Dalam kesempatan tersebut bupati menyampaikan visi dan misinya.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran mataairradio.com, ada akun dan fanspage facebook yang beratas-nama sejumlah OPD Pemerintah Kabupaten Rembang.

Misalnya, Dinas Pertanian dan Pangan dengan nama “Dintanpan_rembang”, Dinas Kelautan dan Perikanan dengan nama “Dinlutkan Pemkab Rembang”, Dinas Sosial Pemberdayan Perempuan dan Keluarga Berencana dengan nama “Dinsosppkb”.

Kemudian Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan nama “Dindukcapil Kab. Rembang”, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dengan nama “Dindikpora Rembang”, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan nama “Dinbudpar Kabupaten Rembang”.

Dari sejumlah akun dan fanspage atas-nama masing-masing OPD tersebut, bahkan ada yang jumlahnya lebih dari satu. Selain itu, beberapa unggahannya ada yang belum dikonsep dan dikelola dengan baik.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan