Bupati Rembang Ajak Warga Rawat Tanaman Produktif

Selasa, 26 Januari 2016 | 17:08 WIB
Pj Bupati Rembang Suko Mardiono (tiga dari kiri) seusai menyerahkan secara simbolik pohon penghijauan dan perbaikan rumah tak layak huni di Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem, Selasa (26/1/2016) pagi. (Foto: Bagian Humas Setda Rembang)

Pj Bupati Rembang Suko Mardiono (tiga dari kiri) seusai menyerahkan secara simbolik pohon penghijauan dan perbaikan rumah tak layak huni di Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem, Selasa (26/1/2016) pagi. (Foto: Bagian Humas Setda Rembang)

 

REMBANG, mataairradio.com – Penjabat Bupati Rembang Suko Mardiono mengajak kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Bulu dan Gunem agar merawat 10.500 bibit tananam produktif yang diberikan oleh pihak PT Semen Indonesia (Persero).

Menurut Suko, penghijauan tidak berhenti pada penanaman saja, tetapi juga perawatannya. Dengan merawat bibit yang ditanam secara baik, maka pohon yang ditanam akan memberikan manfaat.

“Tidak hanya menghasilkan buah, tetapi juga memberi fungsi lingkungan guna pelestarian alam,” terangnya saat memberikan sambutan di acara penghijauan di Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem, Selasa (26/1/2016) pagi.

Penjabat Bupati Rembang juga mengatakan, penghijauan diperlukan untuk menjaga kelestarian sumber daya alam guna kelangsungan hidup dari manusia.

“Selain itu pun, penghijauan akan menghambat kerusakan lingkungan alam karena akan mempertahankan resapan air,” tandasnya.

Apalagi di tengah anomali cuaca yang terjadi pada musim hujan kali ini. Suko mengaku melihat sendiri embung-embung yang mestinya sudah terisi air pada bulan Januari ini, justru masih banyak yang kering.

“Untungnya hujan masih turun, sehingga tanaman petani, masih akan bisa diselamatkan,” tegasnya.

Perwakilan PT Semen Indonesia (Persero) Wahjudi Heru menjelaskan, gerakan menanam pohon merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk pelestarian lingkungan, khususnya di desa sekitar wilayah pabrik Rembang.

“Ada dua jenis bibit yang ditanam, yaitu pohon produktif yang menghasilkan buah dan pohon konservasi,” katanya.

Dengan penanaman pohon produktif di pekarangan rumah warga, pihaknya sekaligus punya misi agar desa-desa sekitar pabrik memiliki identitas atau ciri khas masing-masing.

Selain penanaman pohon, tanggung jawab sosial perusahaan juga diberikan dalam bentuk perbaikan 31 rumah tak layak huni milik warga di ring 1 pabrik semen. Pihaknya juga membuatkan sebanyak 50 jamban keluarga serta membangun gapura desa.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan