BPPKAD Pastikan APK dengan gambar Partai Tidak Kena Pajak

Jumat, 14 Desember 2018 | 16:04 WIB

Baliho Caleg di sebuah perempatan Kota Rembang, Jumat (14/12/2018). (Foto: mataairradio.com)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) kabupaten Rembang memastikan bahwa alat peraga kampanye (APK) baik berupa spanduk maupun baliho yang dipasang di wilayah Rembang tidak dikenai pajak.

Romli, Kepala Bidang (Kabid) pendapatan pada BPPKAD setempat menyatakan bahwa selama spanduk atau baliho tersebut bernuansa kontestasi atau kampanye maka tidak terkena pajak.

Kecuali iklan dengan memasang foto atau nama tanpa ada gambar partainya, maka yang begitu oleh pihaknya dikenai pajak.

Namun ketika Caleg atau partai politik memasang APK di spot dan titik berbayar tersebut melanggar atau tidak itu ranah Bawaslu. Jika ada Caleg yang merasa membayar pajak ia minta untuk membuktikannya.

Romli menambahkan jika pihaknya hanya fokus di kriteria pajak saja masalah estetika ataupun ketertiban kota maka ia menyerahkan ke pihak yang lain dalam hal ini Satpol PP.

“Kalau ada gambar partainya ya tidak dikenai pajak,” ungkapnya.

Anggota Bawaslu Rembang Amin Fauzi saat dikonfirmasi mataairradio.com menyatakan, aturan tentang pemasangan APK berbayar sudah diatur dalam Surat Edaran Bawaslu Nomor 1990 Tahun 2018.

Dalam surat edaran tersebut, intinya titik-titik serta spot yang strategis pada jalan protokol boleh dipasangi APK, namun sesuai dengan desain dan difasilitasi oleh KPU setempat.

Ia menegaskan, jika penambahan APK tidak difasilitasi oleh KPU maka pihaknya akan tetap menertibkannya.

“Yang sudah kadung dicopot oleh Bawaslu bisa diganti tapi harus sesuai desain dari KPU,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan Bawaslu Rembang, sejak Oktober 2018 hingga saat ini pihaknya sudah menertibkan sebanyak 2.673 APK di seluruh kecamatan.

APK yang ditertibkan tersebut berbagai jenis, mulai dari poster, stiker hingga spanduk dan baliho. APK-APK tersebut dicopot oleh Bawaslu lantaran dipasang tidak sesuai arahan yang berlaku.

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan