BPIH Menurun, Katering Ditambah Jadi 24 Kali

Jumat, 20 Mei 2016 | 13:59 WIB
Pembinaan bagi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) tahun 2016 pada Kantor Kemenag Rembang, Jumat (20/5/2016) pagi. (Foto: Wahyu Salvana)

Pembinaan bagi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) tahun 2016 pada Kantor Kemenag Rembang, Jumat (20/5/2016) pagi. (Foto: Wahyu Salvana)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rembang menyatakan sudah menerima surat edaran soal biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) pada tahun 2016 sebesar Rp34,84 juta.

Menurut Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah pada Kantor Kemenag Rembang Salehuddin, surat tentang BPIH 2016 diterima pada 18 Mei lalu dan segera disosialisasikan kepada para calon haji.

“Surat kita terima tanggal 18 Mei, lalu tanggal 19 Mei sudah kita minta kepada jemaah agar melakukan pelunasan. Imbauan sudah disampaikan via surat melalui masing-masing KUA dan lewat KBIH,” terangnya, Jumat (20/5/2016).

Ia menyebutkan, pelunasan BPIH bagi para calon haji yang masuk kuota pemberangkatan tahun 2016 dilakukan sampai dengan 10 Juni mendatang melalui bank yang ditunjuk.

“Kuota tahun ini 803 orang. Kita imbau para calon haji agar segera melakukan pelunasan. Yang tidak bisa melunasi tahap pertama kita akan lakukan konfirmasi; apakah yang bersangkutan mundur atau bagaimana,” tegasnya.

Salehuddin membenarkan, biaya penyelenggaraan ibadah haji pada tahun ini terbilang menurun dibandingkan pada tahun lalu, antara lain karena penurunan harga minyak dunia.

“(BPIH) Menurun karena harga minyak dunia turun, sehingga biaya pesawat jadi turun. Penyebab lain selain penurunan harga minyak, kami kurang jelas,” tandasnya.

Ia menambahkan, ada beberapa hal yang berbeda dalam penyelenggaraan ibadah haji pada tahun ini, antara lain menyangkut katering bagi calon haji, nanti di Arab Saudi.

“Hal yang baru adalah ketentuan soal katering. Kalau tahun lalu, katering itu hanya 12 kali. Tahun ini jadi 24 kali. Tujuannya agar jemaah tidak membawa peralatan masak yang bisa memicu kebakaran di maktab,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan