Belum Ada Parpol Ajukan Caleg pada Hari Pertama Pendaftaran

Kamis, 5 Juli 2018 | 19:06 WIB

Keputusan KPU RI mengenai daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten Rembang pada Pemilu 2019. (Foto: screenshoot)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pendaftaran bakal calon anggota DPRD Kabupaten Rembang pada Pemilu 2019 secara resmi dibuka oleh KPU setempat mulai Rabu (4/7/2018) ini.

Komisioner KPU Kabupaten Rembang M Salam mengungkapkan, hingga penutupan pendaftaran di hari pertama pukul 16.00, belum ada partai politik yang mendaftarkan calon legislator.

“Pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Caleg) dibuka hingga 17 Juli mendatang,” terangnya.

Menurut Salam, ada dua klasifikasi persyaratan, yakni syarat pengajuan dan syarat calon.

“Setelah mengisi data calon anggota DPRD melalui sistem informasi pencalonan (Silon), partai politik mesti menggunakan surat pencalonan model b,” katanya.

Parpol juga menyertakan daftar calon dalam form model b1 dan surat pernyataan bahwa partai politik telah melakukan penjaringan Caleg secara demokratis dengan form model b2.

Sementara itu, soal syarat calon, Salam menyebutkan, juga ada dua klasifikasi yakni sebagaimana form model bb1 dan bb2.

“Form model bb1 memuat antara lain syarat salinan KTP elektronik dan kopi ijazah terlegalisasi,” jelasnya.

Sementara untuk form model bb2 berisi tentang daftar riwayat hidup bakal calon anggota DPRD.

“Kami sudah siap melayani pendaftaran bakal calon anggota legislatif,” tandasnya.

Pada tanggal 4 hingga 16 Juli, KPU melayani pendaftaran sejak pukul 08.00 hingga pukul 16.00. Namun khusus di hari terakhir, pendaftaran dibuka hingga pukul 00.00.

KPU mengingatkan pula kepada Parpol tentang kuota bagi bakal calon legislator dari kalangan perempuan.

Salam mengatakan, kuota untuk Caleg yang berjenis kelamin perempuan adalah 30 persen.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan