BBM Turun Lagi, Tarif Angkutan Umum di Rembang Ajek

Jumat, 1 April 2016 | 15:40 WIB
Awak angkutan di Rembang masih belum mengoreksi tarif jasa angkutannya meski harga BBM jenis premium maupun solar turun per 1 April 2016. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Awak angkutan di Rembang masih belum mengoreksi tarif jasa angkutannya meski harga BBM jenis premium maupun solar turun per 1 April 2016. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Penurunan lagi harga bahan bakar minyak jenis premium dan solar mulai 1 April 2016, masih tidak berpengaruh pada tarif angkutan umum di Kabupaten Rembang.

Padahal tingkat penurunan harga solar dan premium, cukup lumayan jika dibandingkan dengan penurunan harga BBM pada 5 Januari lalu.

Harga bahan bakar minyak jenis solar dan premium, kini turun masing-masing sebesar Rp500 per liter.

Kardi, salah satu sopir minibus jurusan Rembang-Pamotan mengaku, meski harga solar kini Rp5.450 per liter, tarif angkutannya tidak diturunkan.

Ia beralasan, penurunan harga BBM tidak diikuti harga bahan pokok dan harga onderdil kendaraan.

“Apalagi, 3 bulan ini sepi penumpang,” tandasnya kepada reporter mataairradio.

Sugiyanto, sopir angkutan perdesaan jurusan Rembang-Pamotan pun mengaku enggan menurunkan tarif, meski harga BBM jenis premium turun menjadi Rp6.650 per liter dari sebelumnya Rp7.150 per liter.

“Saya sehari habis Rp70.000 untuk bahan bakar atau sekitar 10 liter premium,” katanya.

Jika harga premiun turun Rp500 per liter, artinya ada pengurangan biaya Rp5.000 per hari. Tetapi itu menurutnya belum cukup untuk menurunkan tarif bagi penumpangnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tarif untuk minibus jurusan Rembang-Pamotan ajek Rp8.000 per penumpang, sedangkan tarif untuk angkutan perdesaan dengan jurusan yang sama Rp5.000, atau lebih rendah dari tarif minibus.

Sementara itu, kondisi di Terminal Tipe C eks Stasiun Rembang pada Jumat (1/4/2016) pagi, terpantau ramai. Penumpangnya rata-rata para bakul yang hendak atau pulang dari Pasar Rembang.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Rembang Suyono belum memberikan keterangan mengenai rencana revisi tarif atas harga BBM yang turun lagi.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan