Baru Tiga Desa di Rembang Sampaikan APB-Desa

Kamis, 5 Mei 2016 | 17:39 WIB
Ilustrasi. Dana desa. (Foto: bumdesnews.com)

Ilustrasi. Dana desa. (Foto: bumdesnews.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang perlu bekerja secara ekstra keras agar para pemerintah desa di daerah ini segera menyampaikan APB-Desa, mengingat sampai 4 Mei kemarin, baru tiga desa yang menyerahkannya kepada pemkab setempat.

“APB-Desa baru masuk dari Desa Menoro, Kenongo, dan Karas Kecamatan Sedan,” beber Kepala Sub-Bagian Tata Pemerintahan Desa pada Bagian Tata Pemerintahan Sekda Rembang Gunari.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB-Desa) memuat sumber-sumber penerimaan dan alokasi pengeluaran desa dalam kurun waktu satu tahun.

APB-Desa terdiri atas pendapatan desa, belanja desa, dan pembiayaan. Rancangan APB-Desa dibahas di musyawarah perencanaan pembangunan desa. Kepala Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menetapkan APB-Desa setiap tahun dengan peraturan desa.

Pada tahun 2016, 287 desa di Kabupaten Rembang akan menerima dana desa sebesar total Rp179 miliar yang ditransfer dari Pemerintah Pusat.

Alokasi dana desa terbesar, yaitu untuk Desa Pamotan Kecamatan Pamotan, Rp761 juta, sedangkan yang terendah di Desa Pantiharjo Kecamatan Kaliori, Rp586 juta.

287 desa di kabupaten ini pun masih menerima alokasi dana desa (ADD) dari Pemerintah Kabupaten Rembang, yang pada tahun ini totalnya naik dari Rp75 miliar pada tahun 2015 menjadi Rp82 miliar pada 2016.

Desa-desa mendapatkan pula dana bagi hasil pajak dan retribusi yang pada tahun ini dialokasikan masih sama nilainya dengan tahun lalu, yaitu Rp6 miliar.

“Kendalanya di desa mas. Mulai besok (5/5/2016) saya muter kecamatan, membantu menyusun teknis langsung mas biar cepat jadi. Jadwal besok pagi (5/5/2016) jam 9 di Kecamatan Sumber, semua desa bikin APB-Desa,” terangnya mengenai kendala belum tersusunnya APB-Desa oleh desa.

Pihaknya menargertkan bahwa pada Senin (9/5/2016) depan, tujuh kecamatan minimal, harus sudah masuk APBDesa-nya, sehingga pihak Pemkab Rembang tidak sampai terkena sanksi.

“Untuk urusan dana desa adalah proses hingga akhir tahun. Kalau tidak terpenuhi (sanksinya) akan ditunda (transfer dana desa),” tutupnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan