Banyak Ruas Jalan Diperbaiki, DPRD: Pantau Mutunya!

Jumat, 14 Oktober 2016 | 23:10 WIB
Pihak Komisi C DPRD Kabupaten Rembang melakukan inspeksi proyek senilai Rp4,3 miliar guna perbaikan pada Jalan Poros Kecamatan Lasem hingga Pancur, Jumat (14/10/2016). Komisi C meminta kepada masyarakat agar turun memantau mutu proyek. (Foto: mataairradio.com)

Pihak Komisi C DPRD Kabupaten Rembang melakukan inspeksi proyek senilai Rp4,3 miliar guna perbaikan pada Jalan Poros Kecamatan Lasem hingga Pancur, Jumat (14/10/2016). Komisi C meminta kepada masyarakat agar turun memantau mutu proyek. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang tampak mulai menunjukkan komitmennya untuk memperbaiki ruas jalan yang telah menahun rusak di berbagai penjuru daerah ini.

Ruas seperti Ngemplak-Kajar di Kecamatan Lasem, Ngebrak-Sendangangung Kaliori, Babagan-Jeruk Lasem, dan Nglojo-Babaktulung Sarang kini sudah dikerjakan dengan cukup progresif karena sudah separuh langkah pengerjaan.

Namun menurut pihak Komisi C DPRD Kabupaten Rembang, pelaksanaan berbagai proyek perbaikan jalan dan jembatan tidak berarti bisa lolos dari kontrol publik. Masyarakat diminta turut memantau mutu pengerjaannya.

“Dalam dua hari ini, kami, Komisi C melakukan inspeksi pelaksanaan proyek terutama perbaikan jalan di wilayah Lasem dan Sarang. Berharap saja masyarakat ikut memantau pembangunan proyek yang pakai APBD,” ujar Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Rembang Mohammad Imron.

Ia mengungkapkan, dari pengawasan yang dilakukan pihaknya, diketahui bahwa pemadatan aspal jalan di ruas Nglojo-Babaktulung dilakukan saat lapisan belum padat. Kondisi semacam ini bisa membuat permukaan jalan kurang tahan terhadap tekanan beban.

“Kalau soal cuaca hujan, tidak begitu berpengaruh karena saat ini pekerjaan baru dalam tahap pemadatan. Malah bagus kalau ada hujan turun. Yang di Kajar Lasem malah sudah selesai dan tinggal proses administrasi saja. Paling terganggunya sekitar 10 persen saja,” paparnya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, perbaikan demi perbaikan terhadap jalan yang rusak di daerah ini, belum bisa dilakukan di seluruh penjuru karena kaver anggaran yang belum memadai. Kira-kira, katanya, sudah lebih dari separuh jalan yang menjadi mulus di tahun ini.

“Tentang mutu proyek, kami terus pantau secara langsung di lapangan. Kami sudah cek hasil pekerjaan di Kajar, Sedan-Kragan, dan di Gunem. Hasilnya cukup memuaskan,” katanya sambil menambahkan bahwa serapan anggaran infrastruktur jalan akan optimal hingga akhir tahun.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan