Bacabub Hafidz Resmikan Relawan Propid

Saturday, 25 July 2020 | 20:46 WIB

Bacabub Abdul Hafidz bersama Bacawabub Zaenal Arifin saat pelantikan anggota Relawan Propid, pada Sabtu (25/7/2020) pagi, di salah satu rumah makan di Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Ratusan orang dari berbagai elemen dilantik menjadi Relawan Propid (Pro Mbah Kapid), pada Sabtu (25/7/220) pagi, di salah satu rumah makan di Jalur Rembang-Blora.

Ratusan orang itu sebelumnya berdeklarasi siap mendukung bakal calon bupati (Bacabub) petahana Abdul Hafidz.

Ketua Propit Ahmad Munim menerangkan, tujuan pembentukan relawan adalah mendorong kembali Abdul Hafidz untuk meneruskan pembangunan Rembang yang dianggap berhasil hingga 2024 mendatang.

Dirinya menyebut Hafidz adalah sosok pemimpin yang sederhana dan selalu melayani rakyat, misalnya telepon dari siapapun akan selalu dia terima dengan baik.

Selain itu, Hafidz dianggap sosok yang berpengalaman di bidang politik. Hal itu terbukti, pernah menjadi anggota DPRD, wakil bupati, bahkan hingga bupati.

Relawan Propit ini, berencana akan merangkul komunitas-komunitas yang ada di rembang seperti komunitas disabilitas dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Munim menilai, sosok yang layak mendampingi Abdul Hafidz adalah Arifin salah seorang pengusaha muda asal Desa Krikilan Kecamatan Sumber yang juga hadir dalam acara deklarasi tersebut.

“Kita yakin pembangunan yang dilakukan oleh Mbah Kapit (Abdul Hafidz) harus dilanjutkan hingga 2024 mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Abdul Hafidz saat memberikan sambutan mengaku bangga dengan terbentuknya relawan yang mendukung dirinya untuk kembali memimpin Kabupaten Rembang di periode berikutnya.

Hafidz menyatakan, Rembang di bawah kepemimpinannya mengalami beberapa kemajuan, misalnya penurunan kemiskinan.

Dia mengatakan, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) yang dianggap paling netral dalam menyampaikan data mencatat bahwa Rembang mengalami penurunan kemiskinan dari 20 persen saat pertama kali dirinya menjabat pada 2015, turun menjadi 14 persen setelah empat tahun menjabat.

Selain itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah Rembang mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada masa kepemimpinannya.

“Rembang pertama kali mendapatkan WTP ya saat bupatinya orang Pamotan,” ungkapnya.

Dalam acara deklarasi tersebut, relawan yang berasal dari berbagai kecamatan dilantik oleh Abdul Hafidz secara simbolik, sebagai bagian dari tim pemenangannya nanti.

Disinggung terkait rekomendasi yang belum keluar dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hafidz mengatakan akan segera mengurusnya lagi.

“Kemungkinan akan keluar akhir Juni atau awal Agustus 2020,” pungkasnya.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan