Asyik Main Luncuran, Bocah Ini Tewas Tenggelam

Rabu, 28 November 2012 | 18:25 WIB

Ilustrasi

BULU – MataAirRadio.net, Seorang bocah berusia delapan tahun di Desa Lambangan Wetan Kecamatan Bulu, Rabu (28/11 siang sekitar pukul 11.00 WIB, dilaporkan tewas tenggelam saat bermain luncuran bersama beberapa teman sebayanya di sungai desa setempat.

Menurut keterangan yang dihimpun reporter MataAir Radio, bocah yang diketahui masih duduk di kelas 2 sekolah dasar negeri setempat itu bernama Muhammad Ada Min Ihdal. Saat ajal menjemput, orang tua korban tengah merumat tanaman di sawah.

Kejadian bermula saat Muhammad Ada Min Ihdal memutuskan pergi bersama enam orang temannya untuk bermain luncuran di sungai. Sungai yang digunakan untuk bermain luncuran atau lorotan itu, konon berkedalaman 2,5 meter.

Kapolsek Bulu Ajun Komisaris Polisi Subali yang dihubungi MataAir Radio melalui saluran telepon menyatakan, pihaknya mendapatkan informasi terkait kejadian tewasnya seorang bocah akibat tenggelam di sungai baru pada sekitar pukul 14.00 WIB.

Dengarkan rekaman di sini.

Begitu mendengar informasi tersebut, pihaknya langsung menerjunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian guna memastikan penyebab tenggelamnya korban. Sejauh ini, pihaknya menduga sang bocah tenggelam lantaran belum terampil berenang.

Atas kejadian ini, Kapolsek Bulu meminta para orang tua untuk mewanti anak-anaknya yang hendak bermain di sungai. Apalagi, kebiasaan anak-anak di desa setempat adalah bermain air seiring kembali tergenanginya sungai oleh air.

Dengarkan rekaman di sini.

Sementara itu, jenazah Muhammad Ada Min Ihdal langsung dikebumikan di tempat pemakaman umum desa setempat pada Rabu (28/11) sore. Tangis keluarga pecah mengiringi kepergian Ihdal ke peristirahatan terakhir. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan