Aparat Sipil Negara Rembang Deklarasi Penggunaan Bright Gas

Wednesday, 4 January 2017 | 23:07 WIB
Aparat Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Rembang melakukan deklarasi penggunaan elpiji nonsubsidi bright gas 5,5 kilogram, Rabu (4/1/2017) pagi di Halaman Kantor Bupati Rembang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Aparat Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Rembang melakukan deklarasi penggunaan elpiji nonsubsidi bright gas 5,5 kilogram, Rabu (4/1/2017) pagi di Halaman Kantor Bupati Rembang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Aparat Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Rembang melakukan deklarasi penggunaan elpiji nonsubsidi bright gas 5,5 kilogram, Rabu (4/1/2017) pagi di Halaman Kantor Bupati Rembang.

Deklarasi dilakukan dengan pemberian promo kepada para ASN dari pihak Pertamina Gas Domestik Region IV Jawa Tengah atas pembelian bright gas 5,5 kilo dengan harga khusus, tetapi terbatas 100 tabung saja.

Bupati Rembang Abdul Hafidz meminta kepada para aparat sipil negara agar serius beralih menggunakan bright gas mengingat program baru ini merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat.

“Saya harap sekitar 9 ribuan orang aparat sipil negara beserta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Rembang memberi contoh kepada masyarakat (berekomomi mampu) untuk menggunakan elpiji 5,5 kilogram,” ujarnya.

Bagi para ASN yang masih kedapatan menggunakan elpiji bersubsidi, Bupati mengancam memberikan sanksi. Namun Hafidz tidak menyebutkan secara terperinci mengenai jenis sanksi bagi ASN yang membandel.

Dwi Manovari, perwakilan dari Pertamina Gas Domestik Region IV Jawa Tengah mengatakan, ASN yang beralih menggunakan bright gas diberi promo khusus, yakni bisa menukarkan tabung elpiji subsidi tiga kilo dengan bright gas dengan hanya membayar Rp57.000.

“Harga tabung bright gas beserta isinya pada hari-hari biasa sebesar Rp317 ribu. Ini tadi kami sediakan sekitar 100 tabung dalam waktu kurang lebih 15 menit, sudah habis terjual. Banyak ASN yang enggak kebagian tadi,” ujarnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan