Akses Kasreman-Punjulharjo Nyaris Putus

Saturday, 19 November 2016 | 14:12 WIB
Akses Desa Kasreman menuju Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang nyaris putus setelah gorong-gorong pada ruas tersebut amblas akibat digerus aliran air pascahujan lebat beberapa waktu lalu. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Akses Desa Kasreman menuju Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang nyaris putus setelah gorong-gorong pada ruas tersebut amblas akibat digerus aliran air pascahujan lebat beberapa waktu lalu. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

KOTA, mataairradio.com – Akses Desa Kasreman menuju Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang nyaris putus setelah gorong-gorong pada ruas tersebut amblas akibat digerus aliran air pascahujan lebat beberapa waktu lalu.

Tri Nur Huda, salah seorang warga Desa Kasreman menuturkan, kondisi jembatan pada hari Minggu (13/11/2016) lalu hanya retak di bagian utara gorong-gorong.

“Namun kondisi gorong-gorong bertambah parah setelah terjadi hujan lebat yang mengguyur wilayah itu selama hampir dua jam pada Selasa (15/11/2016) kemarin,” ujarnya kepada mataairradio.com.

Akibat amblasnya gorong-gorong itu, aktivitas masyarakat Desa Kasreman menjadi terkendala. Pasalnya, kendaraan roda empat tidak bisa mengakses jalan itu.

Ia pun menyayangkan, karena hingga Sabtu (19/11/2016) pagi, belum ada upaya sementara dari pihak yang berwajib terkait kerusakan pada gorong-gorong jalan tersebut.

Salah seorang pengguna jalan, Agus Wakhidi membenarkan bahwa warga terdampak oleh kerusakan gorong-gorong, terutama kendaraan roda empat tidak bisa melintas.

“Jalan ini adalah askses utama warga Kasreman untuk menuju ke Kecamatan Lasem. Kini, jadi harus memutar ke arah timur menuju Japerejo jika mau ke Lasem atau lewat Clangapan,” katanya.

Agus berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rembang agar tidak membiarkan kerusakan gorong-gorong tersebut berlarut, sehingga akses menjadi terputus secara total.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan