98 Desa Rawan Kekeringan di Rembang

Wednesday, 6 September 2017 | 18:43 WIB

Penyaluran bantuan air bersih dari Pemkab Rembang ke salah satu desa di kabupaten ini, Rabu (6/9/2018). (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 98 desa di Kabupaten Rembang dinyatakan rawan kekeringan pada musim kemarau tahun 2017.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menyebutkan kekeringan diperkirakan melanda tiap kecamatan.

Kepala Seksi Logistik pada BPBD Kabupaten Rembang Ahmad Makruf memprediksi Kecamatan Sumber sebagai daerah dengan paling banyak desa kekeringan.

Menurutnya, prediksi tersebut berdasarkan pengalaman pada tahun 2015.

“Sebab musim kemarau tahun ini akan berlangsung sebagaimana tahun 2015,” kata dia kepada mataairradio.com.

Selain Sumber, kecamatan lain yang rawan kekeringan parah adalah Sulang dan Bulu.

Rabu (6/9/2017) pagi, pihak BPBD mulai menyalurkan bantuan air bersih ke desa yang sudah kesulitan pasokan air bersih.

“Pagi tadi kita salurkan bantuan air bersih untuk Desa Sendangasri Kecamatan Lasem, Desa Lemahputih dan Sambong Kecamatan Sedan, serta Desa Bitingan Kecamatan Sale,” katanya.

Rinciannya, Desa Sendangasri sebanyak tiga tangki, Lemahputih dan Sambong masing-masing satu tangki, dan Bitingan dua tangki.

“Sementara ini, per minggu kita akan kirim sekali bantuan air bersih ke desa-desa tersebut. Tetapi jika sangat dibutuhkan, bisa seminggu dua kali,” katanya.

Dalam hal suplai bantuan air bersih, Makruf mengatakan, pihaknya masih bekerjasama dengan PDAM setempat.

“Kami masih bekerjasama dengan PDAM. Soal harga, per tangki Rp200.000. Tahun lalu Rp195.000,” katanya.

Tahun 2017, BPBD dialokasi anggaran Rp50 juta untuk penanganan kekeringan dengan distribusi bantuan air bersih.

Namun, menurutnya, anggaran tersebut rawan kurang jika kemarau berlangsung ekstrem.

“Tetapi kami akan mengajukan tambahan anggaran Rp150 juta melalui APBD Perubahan 2017, sehingga anggaran menjadi Rp200 juta,” katanya.

Mengenai mutu air, Makruf menyebut kualitasnya layak untuk mandi dan cuci.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan