796 Calhaj Rembang Berhak Lunasi Biaya Haji 2018

Selasa, 17 April 2018 | 17:12 WIB

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Atho’illah Muslim. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – 796 calon haji berasal dari Kabupaten Rembang dinyatakan berhak melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2018 yang telah dibuka sejak 16 April kemarin.

Mereka yang berhak melakukan pelunasan tahap pertama ialah yang masuk kuota tahun ini yakni jemaah calon haji yang belum pernah menunaikan ibadah haji dan telah berusia 17 tahun per 17 Juli 2018.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rembang Athoillah menjelaskan, pelunasan tahap pertama ini juga diperuntukkan bagi jemaah yang lunas BPIH, tapi menunda keberangkatannya.

“Pelunasan tahap pertama dibuka hingga 4 Mei 2018. Untuk Embarkasi Solo, biaya penyelenggaraan ibadah haji ditentukan sebesar Rp35.933.275, sesuai Keppres Nomor 7 Tahun 2018,” katanya.

Setiap calon jemaah haji reguler sudah membayar setoran awal sebesar Rp25 juta. Untuk pelunasan, mereka harus menyetor selisih antara pembayaran awal dengan nilai BPIH embarkasi berdasar Keppres terbaru.

Dana pelunasan biaya haji 2018 harus disetorkan ke rekening atas nama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada Bank Penerima Setoran BPIH. Bank-bank tersebut merupakan yang ditunjuk oleh BPKH.

“Pelunasan tahap kedua dibuka apabila terdapat sisa kuota dari pelunasan tahap pertama,” terangnya.

Calon jemaah haji yang berhak melakukan pelunasan tahap kedua adalah mereka yang mengalami gagal pembayaran karena kesalahan sistem dan jemaah haji yang sudah masuk alokasi kuota 1439 H yang sudah berstatus haji.

“Selain itu, juga jemaah haji pendamping lansia dan penggabungan suami istri,” imbuhnya.

Jika masih terdapat sisa kuota dari pelunasan tahap pertama dan kedua, menurut Athoillah, lima persen dari jumlah kuota jemaah haji tahun berikutnya bisa melakukan pelunasan BPIH dan berhak berangkat tahun ini.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan