587 Jemaah Haji Rembang Sudah Kembali ke Tanah Air

Rabu, 4 September 2019 | 21:35 WIB
Sebelum menuju ke Rembang, seluruh jemaah haji transit di Asrama Haji Donohudan Boyolali, disambut secara langsung oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz. (Foto: mataairradio.com)

REMBANG, matairradio.com – 587 jemaah haji asal Kabupaten Rembang yang tergabung di dalam keloter 56 dan 57 tiba di Tanah Air.

Dari keloter 56 ada sebanyak 228 jemaah haji yang tiba lebih dulu pada Selasa (3/9/2019) pukul 23.15 WIB.

Sedangkan 359 jemaah haji lainnya dari keloter 57 tiba pada Rabu (4/9/2019), pukul 04.00 waktu setempat.

Sebelum menuju ke Rembang, seluruh jemaah haji transit terlebih dahulu di Asrama Haji Donohudan Boyolali, dengan disambut secara langsung oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto.

Di Donohudan-Boyolali, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh petugas medis.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan tidak ada satu pun yang dilarikan ke klinik perawatan medis di asrama itu.

Saat memberikan sambutan, Bupati Rembang berdoa supaya para jemaah haji menjadi haji yang mabrur.

“Syukur Alhamdulillah dalam keadaan sehat semuanya (Jemaah haji, red.). Semoga saudara sekalian menjadi haji yang mabrur selalu,” tuturnya.

Salah satu jemaah haji dari keloter 56 Bachtiar mengaku pelayanan yang diberikan pemerintah selama penyelenggaraan ibadah haji terbilang baik. Pasalnya, selama proses perjalanan haji dapat berjlan secara lancar dan tanpa hambatan.

“Alhamdulillah tadi perjalanannya tepat waktu. Lancar tanpa kendala apa-apa. Teman-teman pun sehat semua,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Bupati Rembang bersama dengan para jamaah haji mendoakan jamaah haji yang wafat di tanah suci.

Diantaranya adalah Almarhum Kiai Haji Maimoen Zubair dan Almarhum Shodiq Muin (77), seorang jamaah haji dari kloter 56 asal Desa Panohan Kecamatan Gunem.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan