354 Calon Haji Siap Diberangkatkan ke Donohudan

Monday, 22 August 2016 | 23:54 WIB
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Shalehuddin memberikan keterangan kepada awak media mengenai hasil undian pembagian kloter dan jadwal pemberangkatan per kelompok terbang, Rabu (13/7/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Shalehuddin memberikan keterangan kepada awak media mengenai hasil undian pembagian kloter dan jadwal pemberangkatan per kelompok terbang, Rabu (13/7/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sembilan bus yang akan memuat 354 jemaah calon haji berasal dari Kelompok Terbang 38 Kabupaten Rembang siap diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu (24/8/2016) dini hari.

Menurut jadwal, para calon haji itu akan dijemput dengan delapan bus di tujuh titik penjemputan yang poinnya ditentukan berdasarkan jumlah calon haji terbanyak.

Di Kloter 38, 87 orang calon haji akan dijemput di Kecamatan Sarang, 74 orang dijemput di Kecamatan Sedan, 43 orang di Kragan, 38 orang di Sale, dan total 75 orang akan dijemput di Lasem.

75 calon haji ini terdiri atas 37 orang serta Pancur dan Sluke masing-masing 19 orang. Dua titik penjemputan lain adalah di Pamotan dengan 35 calon haji dan Kota Rembang dua orang.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Shalehudin menyebutkan delapan bus guna menjemput dan mengangkut jemaah calon haji, akan diikuti satu bus cadangan.

“Dijemput dari titik konsentrasi kecamatan sekitar pukul 22.00. Rencana berangkat ke Donohudan Rabu (24/8/2016) pukul 01.00 dini hari dan sampai sana dijadwalkan pukul 07.00,” terang dia.

Guna kelancaran sejak dari penjemputan dan pemberangkatan dari Rembang hingga sampai di Donohudan, pihak Kemenag menyatakan telah menyiapkan panitia pendamping.

“Berangkat terbang ke Tanah Suci dijadwalkan Kamis (25/8/2016) pagi. Jemaah akan langsung diterbangkan ke Jeddah lantaran masuk dalam gelombang kedua,” terangnya.

Sementara itu, Shalehudin memastikan bahwa paspor milik 789 calon haji berasal dari Kabupaten Rembang yang sebelumnya sempat sebagian tak terlacak, kini sudah beres.

Jumat (19/8/2016) pekan lalu sempat ada paspor milik dua orang calon haji dari Kloter 38 tidak ditemukan keberadaannya. Namun setelah diteliti lagi ternyata masuk dalam koper kelompok berbeda.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan