Logistik Pilkada Terdistribusi, Awas Bocor dan Kutu!

Jumat, 4 Desember 2015 | 19:24 WIB
Distribusi logistik pilkada di PPK Pamotan. (Foto: Citizen))

Distribusi logistik pilkada di PPK Pamotan. (Foto: Citizen))

 

REMBANG, mataairradio.com – Logistik Pilkada Rembang sudah terdistribusi tuntas dari gudang KPU ke masing-masing PPK di tiap kecamatan pada Kamis (3/12/2015) malam.

KPU mengklaim logistik yang telah terdistribusi, aman dari kebocoran air hujan dan serangan kutu.

Ketua KPU Rembang Minanus Suud menyebutkan, seluruh logistik pilkada didistribusikan dengan menggandeng pihak ketiga, dalam hal ini PT Pos Indonesia (Persero).

Ia menolak dianggap terlalu awal mendistribusikan logistik, karena pengiriman itu sudah berada di jadwal yang ditentukan.

“Jadwal pengadaan dan pendistribusian logistik pilkada berlangsung sejak November hingga 8 Desember nanti,” katanya.

Artinya, menurut ia, tidak ada yang dilanggar atau yang perlu dikhawatirkan terkait penyaluran logistik pilkada.

Mengenai antisipasi kerusakan logistik lantaran musim hujan, Ketua KPU mengatakan sudah membungkus hampir semua material dengan plastik, sehingga terlindungi dari air dan kutu.

Antisipasi semacam itu, menurutnya sudah dipikirkan matang-matang.

Ia menyebutkan, logistik pilkada yang dikirim ke tiap PPK untuk diteruskan ke masing-masing desa atau kelurahan di tiap kecamatan, meliputi kotak dan bilik suara.

Selain itu, alat dan alas coblos, tinta, surat suara, dan seluruh formulir yang dibutuhkan, termasuk daftar pemilih tetap dan DPT tambahan.

Menurut Suud, PPK mesti mendistribusikan logistik pilkada yang diterima itu ke PPS di tiap-tiap desa, paling lambat tanggal 8 Desember nanti.

“Kami berhitung, dua hari sebelum coblosan, setiap PPS sudah akan menerima seluruh logistik pilkada,” katanya.

Sementara itu, mengenai surat suara yang rusak saat sortir setelah pelipatan, KPU menyatakan akan segera melakukan pemusnahan dengan cara membakarnya.

Ada tiga pucuk surat suara yang rusak, sehingga pemusnahannya relatif tidak merepotkan.

“Pemusnahan dilakukan, H-1 pemungutan suara,” tambahnya.

Soal surat suara yang sempat terjadi robek atau terdapat bercak tinta yang jumlahnya mencapai puluhan lembar, Suud memastikan bahwa yang demikian sudah diganti oleh pihak percetakan, PT Pura Persada Kudus.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan