237 Kades Batal Dapat Pesangon Rp20 Juta

Rabu, 7 Agustus 2019 | 20:43 WIB

REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 237 kepala Desa (Kades) di Rembang yang purna tugas akhir tahun 2019 batal mendapatkan pesangon senilai Rp20 juta, yang sebelumnya diwacanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Pasalnya DPRD Rembang menolak usulan pemberian pesangon tersebut, sebab Pemkab Rembang tidak mempunyai landasan hukum yang jelas.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Rembang Puji Santoso membenarkan, bahwa usulan pesangon untuk Kades yang purna tugas ditolak oleh DPRD.

Ia menilai, kebijakan yang tidak memiliki landasan hukum yang jelas rentan menimbulkan masalah di kemudian hari.

Daripada timbul masalah, pihaknya lebih memilih tidak menyetujui rencana Pemkab memberi pesangon kepada Kades yang purna tugas tahun ini.

Total anggaran dana sebanyak Rp4,7 miliar yang rencananya akan dibagikan kepada 237 Kades, dikembalikan lagi menjadi anggaran dana untuk pembangunan infrastruktur untuk wilayah Kecamatan Sumber dan Kaliori.

“Ya benar, tidak kita loloskan, nanti kalau bermasalah malah repot. Kita alihkan ke infrastruktur biar lebih manfaat. Ya sarat kami kepada Pemkab, jika ingin memberikan pesangon, buat dulu regulasinya,” ungkapnya.

Puji mengungkapkan, sejak keputusan tersebut diambil belum ada komplain dari pihak manapun. Menurutnya, hal itu menandakan bahwa para Kades menerima keputusan DPRD Rembang.

“Belum ada komplain dari pihak manapun. Ya kalau aturannya tidak jelas kan kita tidak berani, seperti pengalaman DPRD Rembang dulu yang dapat pesangon, kan harus mengembalikan. Bahkan orangnya sudah meninggal ahli warisnya ditagih terus,” terangnya.

Jalaludin, Kepala Desa Gunungmulyo Kecamatan Sarang ini mengaku kecewa dengan batalnya rencana Pemkab tentang pemberian uang pesangon bagi Kades yang habis masa jabatannya di tahun ini.

Padahal informasi tentang pesangon tersebut sudah terdengar ke berbagai pihak, namun ternyata tidak terealisasi. Akan tetapi, dirinya tetap menerima keputusan tersebut.

“Ya kalau uangnya buat kepentingan masyarakat nggak papa lah, walau ada sedikit rasa kecewa,” pungkasnya.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhamad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan