2019, 20 Desa akan Miliki Balai Desa Baru

Jumat, 1 Juni 2018 | 14:16 WIB

Balai Desa Pondokrejo, Bulu. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – 20 desa di Kabupaten Rembang akan memiliki balai desa baru pada 2019.

Balai desa baru yang sedang dirancang ini bernilai Rp200-300 juta.

Sayangnya, Bupati Rembang Abdul Hafidz yang melempar wacana itu, enggan menyebutkan desa mana saja yang akan memiliki balai desa baru.

Ia mengaku belum memiliki desain baku untuk balai desa yang akan dibangun ini.

“Paling tidak ada 20 balai desa yang akan kita bangun untuk desa-desa di Rembang tahun 2019. Kita akan hitung, kalau desain sekian, biaya sekian,” katanya.

Dalam sebuah kesempatan, Bupati menyatakan, desa yang akan dibangun balai desanya harus memenuhi kriteria.

Kriterianya apa? Hafidz mengatakan, persisnya tidak perlu dijelaskan.

Ia hanya menegaskan, ada tim yang menangani kriteria desa yang balai desanya akan dibangun.

Tim itu, menurut Bupati, akan memberikan masukan secara langsung kepadanya.

“Kriteria sudah ada. Ada tim yang menangani. Memberi masukan ke saya. Kriteria persis, gak perlu kita jelaskan,” tandasnya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Rembang Sukarmain mengatakan, Pemkab harus menentukan dulu kriteria desa yang balai desanya akan dibangun.

“Kriteria (terbuka) itu diperlukan agar tidak ada kecemburuan antardesa,” tandasnya.

Ia sendiri beranggapan, rata-rata balai desa di Kabupaten Rembang sudah bagus.

“Hanya ada beberapa saja yang memang harus diprioritaskan untuk dibangun,” katanya.

Namun sayangnya, ia tidak menyebut balai desa mana.

Sukarmain menekankan, rata-rata balai desa yang sudah bagus, justru kotor karena terkesan tidak dirawat.

“Dari setiap kali melakukan inspeksi, saya selalu mengingatkan desa agar menjaga kebersihan dan merawat balai desa,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan