10.567 Warga Miskin Terlewat KIS Difasilitasi BPJS

Kamis, 16 Juni 2016 | 14:00 WIB
Suasana antrean pengunjung klinik di RSUD dr R Soetrasno Rembang, Senin (28/12/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Suasana antrean pengunjung klinik di RSUD dr R Soetrasno Rembang, Senin (28/12/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 10.567 warga miskin di Kabupaten Rembang difasilitasi Jaminan Kesehatan Nasional melalui kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Mereka yang menjadi penerima bantuan iuran (PBI) dari anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten ini ialah yang terlewat dari program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan telah melalui pendataan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang Ali Syofii menyebutkan, mereka itu sudah didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan per 1 Juni lalu, sehingga statusnya kini sudah aktif alias bisa mengakses layanan yang ditanggung.

“Masyarakat miskin kita sudah 384.500 yang masuk PBI APBN dan 1.805 yang masuk PBI APBD Provinsi Jawa Tengah. Nah, yang terlewat dari PBI APBN dan APBD Provinsi Jawa Tengah, ada 10.567 yang kita daftarkan,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, anggaran yang dipakai untuk membayar premi bagi PBI APBD Kabupaten Rembang mencapai Rp5,2 miliar, tapi tidak semua dipakai untuk kepentingan tersebut.

“Dari anggaran tersebut ada sebagian yang kita pakai untuk menutupi utang klaim program JKRS (Jaminan Kesehatan Rembang Sehat) pada 2015 lalu,” ujarnya tanpa menyebutkan jumlah utang JKRS tahun lalu.

Seperti diketahui, program Jaminan Kesehatan Rembang Sehat (JKRS) dinyatakan sudah tidak berlaku lagi per 1 Januari 2016 seiring berlakunya JKN.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, jumlah PBI APBD kabupaten yang 10.567 bersifat sementara untuk tahun ini karena penerimanya masih mungkin bertambah.

“Kami meminta kepala desa agar mendata warganya yang tidak mampu dan belum masuk program JKN dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan,” ujarnya seusai mengikuti salat tawarih di Masjid Al-Marjan Sumber, baru-baru ini.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan