1.025 Pemilih Potensial Terancam Dikeluarkan dari DPS

Kamis, 29 Maret 2018 | 15:30 WIB

Logo KPU.

 

REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 1.025 pemilih potensial terancam dikeluarkan dari daftar pemilih sementara (DPS) Pilgub Jateng di Kabupaten Rembang.

Pasalnya, data mereka ini tidak tercatat dalam basis data sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK), sebagaimana dikonfirmasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang.

Komisioner KPU Kabupaten Rembang Nurul Muasiroh menyebutkan, data pemilih potensial, yaitu pemilih yang belum mengantongi KTP elektronik, ketika pencocokan dan penelitian (Coklit) sebanyak 12.376 orang.

“Begitu dicek di Dinpendukcapil, ternyata 3.321 di antaranya sudah merekam data KTP elektronik, 8.030 orang belum rekam, dan 1.025 orang tidak masuk basis data kependudukan Kabupaten Rembang,” katanya.

Nurul berharap kepada calon pemilih yang belum merekam data guna KTP elektronik supaya segera mengakses layanan di kantor kecamatan atau Dinpendukcapil setempat.

Ia mengingatkan bahwa saat coblosan atau pemungutan suara pada Pilgub Jateng 27 Juni mendatang, calon pemilih wajib menunjukkan KTP elektronik atau surat keterangan (Suket).

Adapun bagi calon pemilih yang sudah pernah melakukan perekaman, ia menganjurkan agar segera mengurus pencetakan KTP elektroniknya di Kantor Dinpendukcapil.

“Apalagi, dari informasi yang kami terima, blangko KTP elektronik masih tersedia,” ujarnya.

Sementara itu, terhadap data pemilih potensial yang tidak terkaver di SIAK, Nurul menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke KPU Pusat untuk diselaraskan dengan data kependudukan di Kementerian Dalam Negeri.

“Bisa jadi mereka yang tidak masuk basis data kependudukan di Kabupaten Rembang, merupakan pemilih di daerah pemilihan lain,” imbuhnya.

Begitu pun dengan data pemilih potensial yang terkaver di SIAK, tapi belum melakukan perekaman data KTP elektronik.

“Kami akan kembali koordinasi dengan Dinpendukcapil dan Panwaslu mengenai kemungkinan mereka yang belum rekaman ini tetap masuk dalam penyusunan DPT pada 13-16 April mendatang,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan